PENGELOLAAN EKSTRAKURIKULER DALAM PEMBINAAN PRESTASI NON AKADEMIK DI SMAN I KARYA PENGGAWA KABUPATEN PESISIR BARAT PROVINSI LAMPUNG

Alifia Kumara

Abstract


ABSTRAK

PENGELOLAAN EKSTRAKURIKULER DALAM PEMBINAAN PRESTASI NON AKADEMIK DI SMAN I KARYA PENGGAWA KABUPATEN

PESISIR BARAT PROVINSI LAMPUNG

 

Oleh:

ALIFIA KUMARA

16632010010

 

Pengelolaan ekstrakurikuler dilakukan untuk membantu pengembangan minat dan bakat peserta didik dan pemantapan pengembangan kepribadian siswa yang cenderung berkembang untuk memilih jalan tertentu. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi siswa yang memiliki minat dan bakat untuk mengikuti ekstrakurikuler. SMAN I Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung mengadakan kegiatan ekstrakurikuler pada hari khusus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengelolaan ekstrakurikuler, pembinaan prestasi non akademik serta hambatan dan solusi yang di hadapi ketika pelaksanaan pengelolaan ekstrakurikuler. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian: (1) Pengelolaan ekstrakurikuler dalam pembinaan prestasi non-akademik siswa dilakukan dengan perencanaan yang baik seperti mengadakan rapat, menentukan jadwal kegiatan dan membuat tata tertib kegiatan. Kemudian adanya pengorganisasian yang mempermudah untuk menentukan pembina kegiatan, selanjutnya ada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan terakhir barulah dilakukan evaluasi kegiatan. Evaluasi ini dilakukan satu bulan sekali dan paling lama satu semester sekali. (2) Pembinaan kegiatan ekstrakurikuler dalam pembinaan prestasi non-akademik siswa di SMAN I Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung dilakukan melalui pembinaan pengembangan bakat minat siswa, pengembangan kreativitas siswa, pengembangan kompetensi, pengembangan kemandirian siswa, pengembangan kemampuan siswa di sekolah dan kemampuan pemecahan masalah. (3) Hambatan yang terjadi di SMAN I Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung dalam pengelolaan ekstrakurikuler yaitu mengenai terbatasnya waktu. Waktu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler ini hanya dua hari yaitu hari jumat dan sabtu. Terbatasnya waktu ini membuat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler untuk mencapai target berjalan sedikit lebih lama.

 

Kata kunci : Ekstrakurikuler, Pembinaan, Prestasi Non Akademik

 


Full Text:

 Subscribers Only

Article Metrics

Abstract view : 104 times
Untitled - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.