ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (Studi Kasus Perkara Nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Tjk)

Riyan Merino

Abstract


ABSTRAK

 

 

ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA

PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK

(Studi Kasus Perkara Nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Tjk)

 

 

 

Oleh

 

 

RIYAN MERINO

 

 

 

 

Anak adalah generasi muda sebagai salah satu sumber daya manusia yang berpotensi dan sebagai penerus cita-cita bangsa, yang menjadi fenomena tersendiri adalah kenakalan yang dilakukan oleh anak,  salah satu kenakalan anak berupa tindak pidana pembunuhan yang tergolong kejam dan sadis. Berdasarkan pada latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang selanjutnya akan ditulis dalam bentuk skripsi dengan judul “Analisis Kriminologis Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Yang Dilakukan Oleh Anak (Studi Kasus Perkara Nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Tjk)” Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dikemukakan beberapa permasalahan sebagai berikut: Apakah yang menjadi dasar  hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan oleh anak (studi kasus perkara nomor: 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Tjk) dan Apakah faktor yang mempengaruhi anak melakukan tindak pidana pembunuhan berencana (studi kasus perkara nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Tjk).

 

Metode, jenis penelitian bersifat diskriptif normatif, Pendekatan masalah  menggunakan pendekatan yurdis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Jenisnya data yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data yaitu data sekunder, data primer data tersier. Pengumpulan data dengan studi pustaka, studi lapangan. Pengolahan data dilakukan antara lain seleksi data dan klasifikasi data Analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif.

 

Lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas IA, dahulu pada zaman Belanda, kantor Pengadilan Negeri disebut Landrand Der Lampoengche Distristen, karena pada waktu itu Lampung Merupakan Keresidenan dan letaknya di Tanjungkarang, kemudian pada zaman Jepang diganti dengan Tho Hooin. Sedangkan daerah hukumnya tidak berbeda dengan Der Lampoengsche juga masih melakukan pemeriksaan perkara-perkara hukum. Setelah Pengadilan Negeri berada di Jalan Teuku Umar nomor 19 Tanjungkarang. Penelitian skripsi ini dalam pengumpulan datanya dilaksanakan juga wawancara dengan responden yang menjadi narasumber. Responden yang diwawancarai pada penelian skripsi ini antara lain: Nama Syamsul Arief, S.H.,M. Sarjana Strata Dua (Magister Hukum) Jabatan Hakim Alamat Jalan Endro Suratmin Gang Bintara II no 11 Sukarame Bandar Lampung, Nama Poltak Sitorus, S.H.,M.H, Pendidikan Strata Dua (Magister Hukum) Jabatan Hakim Alamat Jl. M.S Batubara No 114 Kupang Teba Teluk Betung Bandar Lampung.

 


Penerapan hukum pidana materiil terhadap kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh anak, penerapan ketentuan pidana pada perkara ini yakni pasal 340 KUHP telah sesuai dengan fakta- fakta hukum baik keterangan para sanksi, keterangan ahli dan keterangan terdakwa di anggap sehat jasmani dan rohani, tidak terdapat gangguan mental sehingga dianggap mampu mempertaanggung jawabkan perbuatannya. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana   terhadap pelaku dalam putusan nomor 22/Pid.sus/2016/Pn.Tjk. telah sesuai, yakni  dengan  terpenuhinya  semua  unsur  pasal  dalam  dakwaan yaitu dakwaan pertama Pasal 340 KUHP, serta  keterangan saksi yang saling berkesesuaian ditambah keyakinan hakim. Selain   itu hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana harus mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan yang memberatkan bagi para terdakwa.

 


Saran-saran dari skripsi ini adalah, berharap agar pihak masyarakat dan pemerintah setempat bersedia menerima dan membantu mengawasi terdakwa ditengah- tengah kehidupan mereka setelah proses hukumnya selesai, dengan tujuan mencegah terdakwa yang telah dipidana agar iya tidak mengulangi lagi kejahatan pada umumnya dan perbuatan yang sama pada khususnya, sesuai dengan tujuan pemidanaan yang bersifat memperbaiki diri terdakwa.

 


Full Text:

 Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.