ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN PASCA TAMBANG GALIAN C (BATU ANDESIT) (Studi Di Kabupaten Pesawaran)

Hemas Gustiadini

Abstract


ABSTRAK

 

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN PASCA TAMBANG GALIAN C (BATU ANDESIT)

(Studi Di Kabupaten Pesawaran)

 

Oleh :

HEMAS GUSTIADINI

 

Kegiatan pertambangan di Indonesia telah mengembangkan wilayah terpencil dan berkembangnya pusat pertumbuhan baru yang memberikan banyak manfaat. Selain mempunyai peran penting dalam memenuhi hajat hidup orang banyak, kegiatan pertambangan juga memiliki dampak. Adapun permasalahan dalam penelitian adalah dampak lingkungan akibat passca tambang galian C (Batu Andesit), faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan dan sanksi apa yang diberikan kepada perusak lingkungan galian C (Batu Andesit).

Metode penelitian ini menggabungkan jenis penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris, menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Jenis data penelitian ini data primer dan sekunder, bersumber data penelitian data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi lapangan, kemudian pengolahan data dengan menyeleksi data dan mengklasikasi data dengan menganalisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif.

Kesimpulan penelitian terhadap dampak lingkungan akibat pasca tambang galian C (Batu Andesit) menimbulkan dampak langsung yaitu menyebabkan longsor dan merusak ekosistem dan dampak tidak langsung yaitu menurunkan permukaan tanah, pencemaran air, tanah dan udara. Faktor penyebab terjadinya kerusakan lingkungan adalah faktor alam yaitu gempa bumi, letusan gunung dan lainnya, faktor manusia yaitu pembuangan limbah sembarangan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan. Sanksi yang diberikan kepada perusak lingkungan galian C (Batu Andesit) yaitu administrasi berupa teguran, tertulis dan pencabutan ijin, serta sanksi pidana diberikan dilihat Undang-Undang Lingkungan Hidup Pasal 97 sampai 119. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara diatur pada Pasal 158 sampai dengan 165.

Saran penelitian ini harus adanya pengawasan yang ketat dan berkala dari pihak-pihak terkait dan sanksi diberikan harus lebih tegas. Saran pada penelitian agar pihak-pihak terkait untuk mengatur besar biaya reklamasi atau denda per-hektarnya dan hasil produksi yang transparan serta Ijin Usaha Pertambangan hanya dikeluarkan oleh Kementrian.

 

Kata Kunci : Dampak Lingkungan, Implementasi, Pasca Tambang.

 


Full Text:

 Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.